Top Ad unit 728 × 90

Puasa Syawal

Puasa syawal merupakan puasa 6 hari yang hanya dapat dilaksanakan di bulan syawal setelah hari raya (1 syawal) dan hukumnya sunnah. Keutamaan puasa 6 hari di bulan syawal adalah memperoleh ganjaran pahala seperti orang yang melaksanakan puasa setahun penuh. 




“siapa saja yang bershaum Ramadhan lalu meneruskan shaum 6 hari di bulan Syawal, maka orang tersebut bagai bershaum 1 tahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).


 Luar biasa bukan, karena rasanya tak seorangpun sanggup puasa satu tahun penuh.

Adapun masalah niat, anda boleh mengucapkannya ataupun tidak, bukan sebuah masalah karena niat adalah i’tikad yang muncul dalam hati. Namun bila anda suka dengan mengucapkan niat, maka boleh mengucapkan niat seperti dibawah ini.

 http://informasiana.com/wp-content/uploads/2015/07/niat-puasa-syawal.jpg
“Nawaitu shauma ghadin ‘an sittatin min syawwaalin lillahi ta’alaa”. Artinya: aku niat bershaum suunat 6 hari bulan Syawal karena Allah.

Waktu yang utama membaca niat berpuasa tersebut adalah dilakukan ketika malam. Maka ucapan niat bershaum sunnat mempunyai batasan sebelum memasuki waktu dhuhur.

Lebih utama adalah usai sehari perayaan Idul Fitri, namun jika tidak memungkinkan seusai itu pun tak mengapa selama masih dalam bulan Syawal. 

“Lebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan,” Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berkata. 

Puasa syawal boleh dikerjakan berurutan atau tidak, tetapi alangkah baiknya bila dilakukan berurutan karena menghindari dari menunda-nunda.


source:
http://www.google.com
http://sidomi.com/396116/inilah-niat-dan-tata-cara-puasa-syawal/
http://www.szaktudas.com/niat-puasa-syawal-6-hari-di-bulan-syawal-pengertian-dan-keutamaannya-47858.html 
Puasa Syawal Reviewed by frank ucup on 11:44:00 PM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by makna istilah © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.