Top Ad unit 728 × 90

Galau VS Sosial Media

Para Sahabat mampir doelu! Semoga tetap terjaga kesehatannya, hingga segala aktivitas pun tetap lancar. Kali ini kita akan menerawang tentang GALAU dan SOSIAL MEDIA. Siapa sich yang ga tahu yang namanya GALAU, mulai dari anak kecil bahkan sampai kakek-nenek pun bisa terserang juga ya, dengan GALAU. Artinya penyakit galau itu bisa menyerang siapa saja. Ya...termasuk yang nulis artikel ini guys, pernah galau bahkan mungkin keseringan galau. he he he. Entah itu karena cinta, karena keuangan, karena pekerjaan, dan lain-lain. Tapi kalau kakek-nenek galau karena apa ya? Entahlah, mungkin juga karena CINTA. Lalu apa sich yang disebut dengan GALAU itu? Kalau menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Galau itu merupakan kondisi pikiran yang sedang kacau. Kebayang ga sich, bagaimana tidak enaknya saat galau? Pasti tidak enak banget guys. Kalau bisa jangan galau-galau lah ya! Hidup ini kudu dinikmati dan bawa pada kondisi yang realisti aja! Ya paling tidak galaunya hanya sesaat.

Sobat, efek galau itu ngeri-ngeri sedap lho. Ya bisa dibilang secara perlahan bisa membunuh kita. Mungkin yang pernah merasakan pasti tahu lah efeknya kalau sedang galau. Banyak banget contohnya, misalnya malas mandi lah, makan pun juga malas, ga mau keluar kamar, marah-marah. Tuh kan....mengerikan guy. Coba deh pikirkan!! Jika karena galau, kita lalu ga makan, ga mandi, kemudian marah-marah. Jika galaunya sampai dua minggu misalnya. Parah khan? Bisa-bisa masuk rumah sakit itu....Woow ngeri!! Ada lagi kebiasaan remaja saat ini, terutama yang sedang galau biasanya update-update status di facebook, di twiter, atau di BBM lah. Kerennya lagi, dalam satu hari itu bisa 100 kali ganti status. Yang paling menyedihkan saat status yang udah dibuat malah ga ada yang berikan like (jempol) apalagi dikomentari. Tentunya hal ini juga bisa membuat yang bersangkutan tambah galau lagi. Oleh karen itu guy, kalau sering lihat di berandanya, banyak status teman atau sahabat karibnya yang sedang galau, maka ikhlaskanlah tangan Anda untuk mengklik opsi like atau kalau bisa dikomentari aja seperlunya. Siapa tahu nanti kalau Anda yang sedang galau, mungkin akan dibalas dengan cara yang sama. 

Ngomong-ngomong soal Galau dan Sosial Media, terkadang saya berpikir bahwa antara kedua hal itu, telah ada hubungan timbal balik yang saling menguntungkan. Sebab keduanya itu saling membutuhkan. Artinya yang sedang galau beruntung tenyata masih ada sosial media yang bisa digunakan untuk mempublikasikan kegalauan itu, sedangkan bagi yang menyediakan layanan sosial media tentunya akan meningkatkan rating popularitas dan income juga dari pulsa yang digunakan.
Jadi sobat, ingat ya orang yang sedang galau itu artinya pikiranya sedang kacau. Kekacauan itu tentu disebabkan oleh banya hal, misalnya sedang ada dalam lingkaran permasalahan hidup. Entah itu masalah keuangan yang sedang krisis atau dikarenakan oleh maslah-masalah lain. Guy, tapi selama Anda masih nyaman untuk mempublikasikan kegalauan ANDA di sosial media, itu sah-sah saja. Sebab pada hakikatnya orang yang sedang galau pasti butuh orang lain tempat curhat, dan disaat ga ada teman untuk curhat, bolehlah curhat di Facebook, BBM, atau Twiter. Yang terpenting jangan abadikan GALAUNYA!!!!

Galau VS Sosial Media Reviewed by frank ucup on 3:57:00 AM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by makna istilah © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.