Top Ad unit 728 × 90

PENGKAJIAN STRUKTUR NOVEL “KARENA ANGIN CINTA” KARYA : NAJIB KAILANI



PENGKAJIAN STRUKTUR NOVEL
“KARENA ANGIN CINTA”
KARYA : NAJIB KAILANI
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Individu
Mata kuliah Pengkajian prosa
Dosen Pengampu Dra. Sri Wahyuningtyas. M.hum.












Disusun oleh :





Oleh
Panji Pradana ( 092110144 )
IV D
PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
TAHUN 2011
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………………………………………………….1
DAFTAR ISI…………………………………………………………….2
BAB 1
PENDAHULUAN……………………………………………………….3
BAB 11
PEMBAHASAN
             1.Tema………………………………………………………......5
             2. Tokoh…………………………………………………………9
             3. Alur…………………………………………………………..17
             4. Latar………………………………………………………….20
PENETUP………………………………………………………………25
SINOPSIS……………………………………………………………..  26
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………..28










BAB 1
 PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Karya sastra merupakan karya sastra manusia yang bersifat rekaan yang mengunakan bahasa, dan secara implisit maupun eksplimsit dianggap mempunyai ekstetika. (Teeuw, 1984:22). Karya satra sebagai seni dapat memungkinkan tumbunya wawasan pengetahuan pembaca tentang kehidupan, watak manusia, kebudayaan, kesenian dan bahasa. Sebuah karya sastra sering kali didalamnya mencerminkan realitas kehidupan sehari-hari sesuai fngsinya sebagai refleksi dari kenyataan sosal.
Salah satu hasil karya sastra yang banyak diminati oleh pembaca khusunya anak remaja ialah novel. Novel adalah proses rekaan yang panjang dan menyuguhkan tokoh-tokoh serta mrnyampaikan serangkaian peristiwa dan latar secara tersusun. Novel melukiskan perilaku kehidupan manusia yang berintegrasi dengan alam dan masyarakat manusia dapat dijadikan obyek dalam karya sastra.
Salah satu pengarang karya sastra Indonesia ialah Najib Kaelany, ia menulis novel pertamanya  dengan judul Karena Angin cinta
B.     Teori
Dalam Novel Karena Angin Cinta, meceritakan mengenai perjuangan cntai. Dalam teori ini mengambil teori Sosiologis, yang berarti menceritakan mengenai  salah satu manusia yang saling berhubungan dengan masyarakat atau lembaga sosial. Sesuai dengan pengertian sosiologis yang berarti ilmu/ paham yang mempelajari mengenai hubungan antara masyarakat sekitarnya.




















Bab II
PEMBAHASAN
1.TEMA

            Masalah-masalah
Pengertian masalah sering disamakan dengan istilah tema, padahal kedua istilah tersebut berbeda pengertian. Masalah merupakan sarana untuk membangun tema, sehingga timbul beberapa masalah yang mendukung tema. Berbagai masalah dalam novel Karena Angin Cinta antara lain masalah :
a.      Masalah Sakit yang Tak Kunjung Sembuh
Masalah sakit dari tokoh Al Malikus Najmuddin Ayyub sungguh ironis. Tokoh Al Malikus shaleh adalah seorang raja yang sedang dilanda kegelisahan dan penderitaan. Karena dia harus memikirkan kerajaannya yang hampir mengalami kehancuran adalah sakit yang dideritanya tidak memungkinkan untuk dia mempertahankan kerajaannya.
Berikut kutipannya.
                        Ia risau di atas tempat tidurnya  . . . . .
Butiran-butiran air matanya mengalir dari kedua matanya. (hlm. 5-6)
…….   Gerombolan orang-orang yang salib di bawah pimpinan Raja Louis IX hampir mencabik-cabik wilayah perbatasan Mesir dan mencaploknya . . . .
Ditambah lagi penyakit parah yang merapuhkan dadanya, dan darah yang terus mengalir dari kakinya. (hlm. 16)
……..  Al Malik pindah ke wilayah tiu dengan usungan karena
sakitnya semakin parah dan membuatnya lumpuh. (hlm. 37)

            Al Malik tidak lagi bisa meneruskan kata – katanya . . . .
Dan selain itu, nyawanya merenggang. (hlm. 97)


Dari kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa masalah sakitnya tak kunjung sembuh dapat diangkat menjadi tema yaitu bahwa sakit yang diderita tidak akan mengurungkan niat kita untuk menjalani tanggung jawab kita. Kecuali kematian.

b.      Masalah Sakit Hati
Masalah sakit hati tokoh Adnan Bin Mundir ditunjukkan pada tokoh Turan Syah. Dikarenakan Turan Syah memerajakan Adnan tanpa dosa. Sakit hati yang dialaminya membuat dendam ada dihatinya kepada Turan Syah. Sakit hati juga Adnan rasakan pada penjajah Perancis karena mereka telah membuat ayah Adnan meninggal sebelum dia dilahirkan.
                        Berikut kutipannya.
                                                “Satu tahun penuh kuhabiskan waktuku di . . . .
Apakah ibu lupa bahwa aku adalah tumbal Turan Syah, putra Baginda yang keparat itu. (hlm. 20)
…….   Betapapun orang-orang Perancis itulah yang menyebabkannya
Ia tumbuh besar dalam didikan ibunya yang lemah tak berdaya.
(hlm. 22)


Dari kutipan di atas daat disimpulkan bahwa masalah sakit hati dapat diangkat sebagai tema yaitu dendam bisa menutup mata manusia tanpa sadar keadaan yang dia alami sekarang.

c.       Masalah Percintaan
Cinta adalah milik semua orang. Siapapun bisa merasa jatuh cinta, tanpa mengenal statusnya. Demikianlah yang dialami oleh tokoh Adnan. Adnan jatuh cinta kepada Zamrudah. Seorang budak. Begitu juga Zamrudah, dia juga jatuh cinta kepada Adnan, majikannya.
Berikut kutipannya.
            …….   Diantara mereka telah terikat ikatan suci . . . . . .
Adnan merasa tenang dan tentram ketika berada     disampingnya.
            (hlm. 25)
            “Aku ingin menjadikan Zamrudah sebagai istriku.” . . . .
            “ Aku tidak menghendakinya menjadi seorang budak, tetapi
 menjadikannya sebagai istriku yang merdeka. (hlm. 27)

Begitu juga yang dialami oleh Marcsiel. Marsiel jatuh cinta kepada Yagutah, wanita gipsy mata-mata dari kaum muslimin.
                        Berikut kutipannya.
                                   


Marsiel sangat terhibur ketika ia melihat wajah wanita itu . . .
Membawakan ketenangan dan kesejukan dalam hatinya . . .ia
bermimpi untuk hidup bersama wanita itu dengan segenap rasa.
                                    (hlm. 86 – 87)

Dan juga yang dialami tokoh Panglima Fakhrudin kepada Syajaratuddur istri rajanya. Dan diam-diam Syajaratuddur ternyata juga mengagumi Fakgrudin.
                        Berikut kutipannya.
                                    Apa gerangan yang akan dikatakan oleh . . .
                                    Dan ucapannya yang segar mempesona. (hlm. 41)

Dari masalahcinta ini dapat diangkakt tema yaitu cinta adalah salah satu kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan.

d.      Masalah Perebutan Kekuasaan
Masalah perebutan kekuasaan yang dilakukan Raja Louis IX dari Perancis yangingin menguasai Mesir yang dipimpin oleh Raja Al Malik. Perebutan kekuasaan yang dilakukan Raja Louis IX melalui jalan perang.
                        Berikut kutipannya.
                                    Gerombolan orang-orang Salib dibawah pimpinan . . . .
                                    Dan hampir menutupi sinar matahari karena banyaknya.
(hlm. 16).

Dari masalah perebutan kekuasaan dapat diangkat tema peperangan bukanlah jalan yang tepat untuk mendapatkan kekuasaan, Sebaliknya peperangan hanyalah menimbulkan kesengsaraan.
2.TOKOH
.
Tokoh Karena angin cinta mempunyai nama tokoh yang banyak. Tokoh-tokoh dalam novel Karena angin cinta terbagi menjadi dua, yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan. Dalam novel Karena angin cintayang berperan sebagai tokoh utama adalah Adnan bin Mundir dan Zumrudah, sedangkan tokoh tambahannya adalah Pendeta Robert, Saudagar, Kaisar Frederik II, Ibu Adnan, Marseil, dll
Tokoh yang sangat dominan dalam novel Karena angin cinta adalah sbb :

1.      .Adnan bin Mundir
Adnan merupakan tokoh utama dalam novel Karena angin cinta.
Gambaran fisik tokoh Adnan hanya terlukis sebagian

……wajah malu Zamrudah terpaku pada wajah bulat Adnan, . . .
, lalu celana panjangnya dari pinggang sampai kaki. (ha;. 28)
Dari gambara fisik diatas tidak terlalu melukiskan watak Adnan. Coba kita lihat kutipan berikut ini
“Apa yang kamu dapat dari pelarianmu sekarang ini? . .        Melemparkanmu ke dalam kesulitan satu kesulitan
yang lain.”sela ibunya. (hlm. 21)

Dari kutipan di atas terlihat jelas bahwa Adnan bersifat keras kepala. Berikut juga kutipan tentang watak adnan
                 “Tidak, aku tidak akan pergi ketika . . .
Ada hal yang lebih besar. Aku sedang memikirkan nasibmu ibu.” (hal. 35)

Dari kutipan diatas melukiskan watak adnan yang tidak egois. Wlaupun dendamnya begitu menggebu-gebu tapi dia memilih kepentingan negaranya.

2. Zamrudah
Tokoh Zummrudah merupakan tokoh utama dalam novel karena angin cinta.
Gambaran fisik tokoh Zamrudah dilukiskan dengan jelas dalam kutipan berikut ini.
“Marseil memandang wanita itu penuh takjub.
Ia bergumam pada dirinya sendiri. (hlm. 65)

Dari kutipan di atas terlihat jelas fisik tokoh Zamrudah yang cantik. Berikut adalah kutipan yang melukiskan watak Zamrudah.
“Ia budak bersuara merdu . . .
Dalam setiap majlis-majlis pertemuan. Semua orang membicarakan kecantikan dan kepandaiannya. (hlm. 29)


3. Raja Louis IX
Tokoh ini juga merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Raja Louis IX tidak dilukiskan secara jelas. Tetapi wataknya yang sombong dan serakah dilukiskan dalam kutipan – kutipan berikut ini.
“…….       Gerombolan orang-orang salim . . . .
Dan hampir menutupi sinar matahari karena banyaknya.
(hlm. 16)
“……        Untuk kemenangan kita atas musuh . . . .
Untuk melakukan tugas berat ini hanya godaan, tidak
sayangku.” (hlm. 73)

Berikut adalah kutipan betapa buruknya watak Louis IX
“Kejahatan apa yang dilakukan oleh Louis? . . . .
Seakan-akan takdir sedang mempermainkan kita dan menertawakan musibah yang kita derita. (hlm. 171)

4. Turan Syah Bin Al Malik Shaleh Najamuddin Ayyub.
Gambaran fisik tokoh Turan Syah tidak dilukiskan secara jelas. Namun gambaran wataknya sangat jelas dilukiskan dalam kutipan berikut ini
“…….       Turan Syah, dialah si jahat yang sombong.
Ia merasa bangga dan bahagia ketika melakukan hal itu.
(hlm. 23 – 24)

5. Syajaratuddur
Syajaratuddur juga merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh syajaratuddur hanya dilukiskan beberapa saja.
“Wanita yang tak lain adalah permaisuri baginda Raja .
Rona mukanya adalah Rona kebahagiaan. (hlm. 6)

Dari gambaran fisik tokoh Syajaratuddur dapat disimpulkan bahwa tokoh Syajaratuddur memiliki sifat yang setia dan cerdas. Untuk lebih jelasnya kita dapat lihat dalam kutipan berikut ini.
                 “Pendapatmu yang lurus, . . . .
Menderita dan satu cita-cita ..akan tetapi . ..” (hlm.8-9)
“Syajaratuddur adalah wanita yang pandai dan cakap.
                 Otaknya  . .  .
                 Dan Al Malik senang betul dengan jalan pikiran
                 istrinya.


6. Al Malikus Shaleh Najamuddin Ayyub
Tokoh ini merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Al Malik tidak dilukiskan secara jelas. Namun dari sikapnya dapat disimpulkan bahwa rokoh Al Malik adalah Raja yang gagah berani dan pantang menyerah.
Berikut kutipannya.
“Menjadi seorang raja itu penuh kepenatan, darah dan
pertempuran dan  hamba kira . . .segala kesulitan dan
                 bencana. (hlm. 7)
                 “ …..   ia juga dikelilingi para pembesar . . .
Oleh serangan musuh dan ancaman mereka. (hlm.94)

7. Fakhruddin Bin Syaikhus Syuyukh
Tokoh ini juga merupakan tokoh tambahan dalam novel Karena angin cinta.
Gambaran Fisik tokoh Fkhruddin tidak dilukiskan begitu jelas. Namun sifatnya dapat kita ketahui lewat kutipan berikut ini.
                 “Syajaratuddur bersemangat dalam . . .
                 Keikhlasan dan pengorbanannya. (hlm. 40)

Dalam kutipan di atas dapat diketahui bahwa sifat tokoh fakhruddin gagah berani. Diapun pantang menyerah menghadapi lawannya. Berikut Kutipannya.
                 “ia akan meyakinkan orang –orang bahwa maut . . .
                 Dirinya tidak gentar. (hlm. 123)


8. Pangeran Dareto
Pangeran Dareto juga merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Dareto tidak dilukiskan begitu jejlas namun kesombongannya dapat kita lihat melalui kutipan berikut ini.
                 “……..            Ia berjalan dengan kepala tegak . . .
                 Ia adalah seorang tokoh besar. (hlm 104)

Gambaran sikapnya yang gegabah juga dilukiskan dalam kutipan berikut
                 “ …… sekalipun impian-impian kemuliaan . . . .
                 Serta bahaya yang mengancam telah menyingkap orang-orangannya. (145)

9. Abdul A’la Bin Salman
Tokoh ini merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Abdul A’la tidak dilukiskan begitu jejlas, namun gambaran sifatnya yang bijaksana dan selalu tenang dalam menghadapi masalah dapat kita ketahui melalui kutipan berikut ini.
                 “Abdul A’la berkata dengan penuh lupana semangat
                 dan harapan . . . .
Jelas dan tidak bergantung pada khalayan, perasaan dan
                 emosi. (hlm. 164)
                 “ Ketika senja telah merangkak naik ,  . .  .
Mencerminkan kepercayaan diri dan keyakinan yang  kuat
.

10. Marsiel
Tokoh ini juga merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Marsiel tidak dilukiskan begitu jelas. Namun sikapnya menggambarkan betapa dia menyesal mengikuti kaum Salibis berperang. Dai sadar bahwa yang dilakukannya salah. Berikut kutipannya.
                 “Kamu keterlaluan Marsiel. . . .
Ketika ia terbentur oleh kenyataan saat itulah terungkap
                 kebenaran. (hlm. 61)

Gambaran fisik tokoh Marsiel hanya disukiskan beberapa saja. Berikut kutipannya
                 “ Marsiel duduk di baraknya . . .
                 Sawo matang di bawah cahaya redup lilin. (hlm. 65)


Dari gambaran di atas dapat diketahui betapa kerasnya kehidupan yang dialaminya. Dia berusaha mengisi kejenuhannya dengan berbagai cara, wanitapun dia manfaatkan untuk menghilangkan kejenuhannya
.
11.Ibu Adnan
Tokoh ibu Adnan juga merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Adnan dilukiskan secara jelas dalam novel ini. Berikut kutipannya.
                 “……..            Sedangkan ibunya yang bungkuk duduk . . . .
                 Oleh berbagaimacam cobaan hidup. (hlm. 19 – 20)

Dari gambaran fisik tokoh ibu Adnan dapat disimpulkan bahwa tokoh Ibu Adnan memiliki difat yang sabar dantegar dalam menghadapi cobaan hidup.

                        12. Saudagar
Tokoh saudagar merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Saudagar dilukiskan beberapa dalam novel ini. Berikut kutipannya.
“……. Nampaknya dari balik pakaiannya, perawakan ..
                 Warna hijau. (hlm. 13)

Dari gambaran di atas tidak dapat disimpulkan wataknya. Berikut kutipannya
                 “Ia saudagar yang keras kepala . . . . . . sembarang
                 orang. (hlm. 11)

Dari gambaran di atas dapat diambil kesimpulan bahwa sifat tokoh saudagar adalah bertanggung jawab.

13. Raja Frederik II
Tokoh ini merupakan tokoh tambahan.
Tidak ada gambaran fisik tokoh Frederik II yang dilukiskan dalam novel ini. Hanya ada kutipan di bawah ini.
                 “ …… Namun demikian, baginda.. . . , “Jawab
                 saudagar itu. (hlm. 14)

Dari kutipan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sifat Raja Frederik II berusaha mengalah demi rakyatnya, dia mau tenggang rasa dan tidak egois.

14. Pendeta Robert
Tokoh ini merupakan tokoh tambahan.
Tidak ada gambaran fisik tokoh pendeta Robert yang dilukiskan dalam novel ini. Berikut ini adalah sebagian cuplikannya.
                 “ …… Disamping itu Pendeta Robert . . . .
Mereka perkataan yang jujur dan rencana yang matang.
Demikiakn adalah penilaian menurut tokoh lain mengenai Pendeta Robert.

15. Geil
Tokoh ini merupakan tokoh tambahan.
Tidak ada gambaran fisik tokoh Geil. Mari kita lihat cuplikan berikut ini.
                 “Tidak.” .  .
                 “akan tetapi Baginda juga memerintahkan untuk
                 menunggu, Pangeran Dareta.” (hlm. 125)

Dari kutipan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa tokoh Geil patuh kepada atasannya.

16. Margaret
Tokoh ini merupakan tokoh tambahan.
Gambaran fisik tokoh Margaret sedikit dilukiskan dalam kutipan berikut ini
                 “ . . ..   kemudian ia menarik nafas, . . . ia berkata
                 Kepada istrinya yang cantik dan muda.
Dalam kutipan novel tidak bisa digambarkan watak tokoh Margaret. (hlm. 36).
           

  3. ALUR
Alur yang digunakan dalam novel Karena angin cinta adalah alur regresif ( alur flash back atau alur sorot balik). Karena peristiwa – peristiwa yang dikisahkan dalam novel tersebut tidak kronologis ( tidak runtut ceritanya).
                      Awal
Awal cerita ialah ketika  tokoh-tokoh diperkenalkan. Berikut kutipannya
“Baginda Raja Al Malikus Shaleh . . .
Baginda, . . . aksi konspirasi. (hlm. 5)

                      Rumitan
Rumitan ialah ketika Para tokoh sering kali tidak sejalan sehingga menimbulkan tikaian yang memuncak. Berikut kutipannya.
“Utusan itu membungkukkan kepala, lalu keluar. . . .
Dan darah yang terus mengalir dari kakinya. (hlm. 16)

                      Klimaks
Klimaks ialah puncak cerita dimana terjadi ketika ketaksesuaian antar tokoh tadi mencapai titik maksimal. Berikut kutipannya.
“Dimyat telah jatuh ke tangan pasukan . . .
Pasukan telah mengosongkan kota dengan tiba-tiba.” (hlm. 41)

Dari kutipan di atas disebutkan bahwa kata dimyat telah jatuh ke tangan musuh. Berikut adalah kutipan masalah selanjutnya.
            “Al Malik tidak lagi bisa meneruskan kata-katanya . . . .
            Dan setelah itu nyawanya meregang. (hlm. 97)

Dengan kutipan di atas dapat diketahui keadaan merumit karena Mesir kehilangan rajanya disaat genting seperti ini.
            “Dengan cepat mereka menuju istana kerajaan . . .
            Pasukan Eropa telah datan menyerang malam-malan.” (hlm. 122)
            “Akhirnya ia terjatuh dari kudanya, berlumuran . . .
            Ia bergumam dalam diambang kematiannya. (hlm. 124)

Kutipan di atas adalah ketika Panglima Fakhrudin wafat.
            “tangkap dia. Dia adalah saudara Louis.”
            Dan debu yang berterbangan . . .(hlm. 142)
            ‘”…..   dan hasilnya adalah ajal yang nampak di depan mata serta bahaya yang mengancam telah menyingkap angan-angannya. (hlm. 145)

Kutipan di atas adalah ktika Pangeran Dareto tewas.
           


Lelairan.
Lelairan adalah ketika satu persatu terdapat jalan keluar atas rumitan. Berikut kutipannya.
            “Pasukan Perancis akhirnya melempat senjata mereka . . .
            Diri bagaimana sang raja menyerah. (hlm. 184)
            “Orang-orang Salibis melihat . . .
            Setelah membayar uang tebusan sebanya tebusan yang dibayarkan
            oleh Louis. (hlm. 196-197)

                      Selesaian
Selesaian ialah ketika sebuah cerita berakhir, ketika konflik antar tokoh tadi dianggap selesai oleh sang pengarang.
Pada tanggal 17 Mei, Louis berlayar menuju Uka. Rombogan membawa kenangan berdarah. Wajah-wajah ribuan tentara yang mati selalu menghantuinya.
Pada waktu yang sama, ada segerombolan kecil dari orang-orang Mesir yang ditawan diantara mereka adalah Abdul A’la dan Yagutah. Rombongan ini bergerak menuju manurah dengan penuh kebahagiaan. (hlm. 197)

Dalam novel karena Angin Cinta terdapat cerita, di mana jalannya menoleh sebentar kemasa lalu, jadi termasuk dalam Alur Sorot Balik. Berikut kutipannya.
“Demikianlah Adnan berfikir dan mengingat kembali masa-masa kecilnya . . . .
Rasa benci dan geramnya. (hlm.23)
“Gambaran masa lalu yang menyedihkan kembali memasuki pikirannya dengan cepat . . .



  
4. LATAR
 Latar (setting) adalah suatu lingkungan terjadinya peristiwa-peristiwa dalam suatu karya sastra yang meliputi latar tempat, latar waktu dan latar social.
  1. .Latar tempat

Ø  Mansurah.
Mansurah adalah yang menjadi latar utama dalam novel karena angin cita banyak peristiwa yang terjadi di kota mansurah, contohnya yaitu peperangan antara kaum muslimin dan pasukan prancis sampai selesai. berikut kutipannya :
Kota Mansurah menjadi pusat perhatian bagi dua kelompok pasukan yang saling berperang. Orang-orang Mesir berdatangan ke kota tersebut dari segala arah. Mereka terdiri atas kaum terpelajar dan petani. Sementara di seberang barat sungai nil, putra-putra Nasir, Pangeran Negeri Kark berkemah bersama sejumlah pasukan Arab yang datang untuk membantu saudara mereka Rakyat Mesir . . . . (hal 50)

Ø  Damaskus
Damaskus adalah tempat Baginda Al-Malik
Berikut kutipannya :
“Panglima pengawal memberitahukan kepada kami baginda, bahwa ada seorang lelaki asing memakai pakaian seorang saudagar datang ke Damaskus malam ini. Ia bermaksud menghadap Baginda AL-Malik.” (hal 11)

Ø  Mesir
Mesir adalah salah satu tempat yang menjadi tempat berlangsungnya peristiwa peperangan.
Berikut kutipannya :
“ isu yang tersebar di kalangan rakyat tidak lepas dari kabar kembalinya prancis ke pantai-pantai mesir, dan tibanya Al-Malik dari Damaskus untuk melakukan persiapan mendadak dalam menghadapi penyerang. Kabar seperti ini bukanlah kabar enteng bagi rakyat mesir. Perang sudah di depan mata, dan perang semacam ini pastilah membawa kebinasahan, kematian dan kemalangan.”


Ø  Asymom Tonah
Asymom Tonah adalah tempat AL-Malik Saleh juga dengan pengikut-pengikutnya Baginda pindah karena sakitnya semakin parah.
Berikut kutipannya
      “Dan diwilayah Asyam Tonah, tinggallah Al Malikus Shaleh Najmuddin. Ayub dan pengikut-pengikutnya Al Malik pidah ke wilayah itu karena sakitnya semakin parah dan membuatnya lumpuh. Disamping Syajaratuddur tetap setia mendampinginya dan memberikan pandangan kepada sang raja. (hlm. 37)

Ø  .Dimyat
Dimyat adalah tempat orang-orang Perancis tinggal dan lama beristirahat dan pada waktu yang sama orang Mesir tiba-tiba menyerang.
Berikut kutipannya.
      “Keadaang perang sedikit berubah. Orang-orang Perancis tetap tinggal dan lama beristirahat di Dimyat. Pada waktu yang sama orang-orang Mesir melakukan penyerangan secara mendadak terhadap barak militer musuh. (hlm. 71)

Ø  Benteng Kifa
Benteng kifa adalah tempat zumrudah mengumpulkan beberapa dinar dan perhiasan untuk bekal nanti.
Berikut kutipannya.
      Dan ketika ia sampai ke Benteng kafa dan keadaannya memungkinkan
sementara itu, para pengawal lengah, akhirnya ia dapat mengumpulkan beberapa dinar dan perhiasan . . .untuk bekal nantinya. (hlm. 770)


Ø  Kota Aleppo
Kota Aleppo adalah kota yang banyak orang menyaksikan seorang gadis yang cantik menyanyi.
Berikut kutipannya.
      Di pintu gerbang Kota Aleppo, banyak orang menyaksikan seorang gadis yang cantik jelita dengan bulu mata lentik dan bola mata lebar menyanyi dengan suara merdu, ingatlah kami seperti mengingatmu.
(hlm. 80)


Ø  Perkampungan Maneat Abu Abdullah
Di wilayah ini tentara mesir menyerbu dari segala penjuru.
Berikut kutipannya.
      “Di wilayah perkampungan Meneat Abu Abdullah, Louis melihat sekeliling dan mendapati tentara Mesir menyerbu dari segala penjuru dan menyerang pasukannya. Ia yakin kalalu keletihan telah menghantam dirinya dan pasukannya. (hal. 182)

Ø  Cairo
Cairo adalah tepat Adnan dan Zumrudah berkeinginan untuk menikah secara tradisional.
“Selang beberapa hari keduanya berangkat menuju cairo . Keduanya
berkeinginan untuk melangsungkan pernikahannya secara tradisional. Ketika keduanya sampai di rumah, rumah itu sepi. Terlihat bekas-bekas kaki diatasnya.

  1. Latar waktu
      Latar waktu menunjukkan kapan peristiwa itu terjadi. Dalam novel Karena Angin Cinta yang nampak adalah pada malam hari, tahun yang lalu, pada tanggal , sore hari, beberapa hari dan lain lain. Berikut contoh gambaran waktu terjadinya peristiwa.
      “Maka  pada malam hari yang gelap gulita, saat angin malam bertiup kencang
mendesau-desau, diam-diam ia naik ke atas penjara lalu melompat ke tempat yang lebih tinggi di samping pagar. (hlm. 32)

Tiga puluh tahun yang lalu daerah di sekitar Dimyat menjadi sebuah lautan darah. (hlm. 32)

Pada suatu malam, Abdul bin Salman duduk di dalam sebuah gubug yang terbuat dari kayu di tengah-tengah ladanag. (hlm. 74)

Pada suatu hari bersamaan dengan tenggelamnya matahari, sampailah Zumrudah di kediaman tuannya Ibu Adnan. (hlm. 82)

Fajar hari selasa tanggal 8 februari 1250 belum menyngsing. Malam begitu kelam. Sementara itu kaum Muslimin di tepian selatan sungai Nil penuh ketenangan. (hlm. 121)

Ketika senja telah merangkak naik, lelaki itu telah siuman, ia kembali bisa bergerak dengan gesit dan cekatan (hlm. 170)

Ketika matahari sudah tenggelam, dan malam mulai merangkak menyelimuti Mansyurah dan sekitarnya, Adnan melihat rombongan yang berjalan mendekati tepian sungai. (hlm. 199)

Selang beberapa hari, keduanya berangkat menuju Kairo, keduanya berkeinginan untuk melangsungkan pernikahan secara tradisional. (hlm. 202).

  1. Latar sosial
v  Seorang Raja
Dalam novel ini latar social seorang Raja dalam tokoh yang bernama AL Malik.
v  Seorang permaisuri.
Dalam novel ini  latar social seorang permaisuri adalah Syajaratuddur, ia adalah permaisuri Raja AL Malik.
v  Seorang pangeran.
Dalam novel ini yang menjadi sang pangeran adalah Turansyah, dia adalah anak dari Raja AL malik.
v  Seorang Raja Louis
Dia alah seorang Raja perancis.
v  Seorang budak.
Dalam novel ini yang menjadi budak adalah Zummrudah, dia seorang budak dari keuarga Adnan.
v  Pemimpin perang.
Dalam nonel ini yang menjadi seorang pemimpin perang adalah Fahrudin, dia seorang pemimpn perang yang di tugaskan di Masyurah.




PENUTUP
A.   Kesimpulan
  1. Dalam novel KARENA ANGIN CINTA meliputi masalah sakit yang tek kun jung sembuh, masalah sakit hati, masalah percintaan dan masalah perebutan kekuasaan.
  2. Tema adalah kegigihan kaum muslimin untuk memperjuangkan tanah airnya, walaupun sangat berat tetap memperjuangkannya.
  3. Tokoh dalam novel Karena Angin cinta meliputi tokoh utama ( Adnan Bin Mundin dan Zumruddah) sekaligus sebagai tokoh protaganis, dan tokoh antagonisnya adalah (Raja Louis IX dan Turan Syah).
  4. Latar tempat berpindah – pindah dari suatu kota ke kota lainnya antara lainnya Mansyurah, Damakus, Mesir, Asymom Tonah, Dimyat, Benteng Kifa, Kota Aleppo, Perkampungan maneat Abdullah, Cairo.
  5. Latar waktu diceritakan dengan jelas contohnya pada tangal, dan ada juga yang tidak jelas contohnya pada malam hari, fajr hari, ketika senja dll.
  6. Alur cerinya adalah alur Flash back (sorot balik).
  7. Judul Karena Angin Cinta mengacu pada tema.










SINOPSIS


            Raja al-Malikus Shaleh sedang menderita sakit. Dia risau dikamarnya dan Syajaratuddur istrinya yang sangat mulia dia mencoba menenangkannya. Selang beberapa waktu, dayang istana mengetuk pintu kamar raja dan membawa laporan. Seorang saudagar membawa surat dari tuan Kaisar Frederik II. Memberitakan tentang rencana jelek Raja Louis IX. Perdebatan antara Adnan bin Mundir dengan ibunya . perihal tindakan Adnan yang lari dari penjara. Sehingga Adnan mengingat kembali masa kecilnya. Keinginan Adnan untuk memerdekakan Zumbrudah dan menjadikannya istri dan suatu hari Zumbrudah diculik oleh pasukan Mamalik dan menggiringnya ke penjara. Kedatanga pasukan di pantai utara dan mendirikan barak militer didekat kota Dimyat dan panglima Fakhrudin gagal mempertahankan kota Dimyat. Sehingga Al-Malik memerintahkan supaya kepalanya dipenggal bersama dengan 50 pimpinan Bani Kinayah. Syarajatuddur bertemu dengan Fakhrudin menanyakan tindakan Fakhrudin yang menyerah begitu saja. Ternyata alasannya adalah rasa cinta Fakhrudin kepada Syarajatuddur. Keinginan Adnan untuk menemuhi sahabatnya Abdul A’lan bin Salman di Hansurah. Harsiel Menyesal dengan keikutsertaanya mengikuti peperangan ini. Dan suatu malam datanglah wanita Gipsy kepadanya. Ia kelaparan dan meminta makanan. Marsiel membawa wanita Gipsy kebarak. Wanita Gipsy tersebut bisa menghilangkan kejenuhan yang dirasakan marsile. Keadaan perang yang sedikit berubah. Zamrudah melarikan diri dari benteng Kifa, dan melakukan perjalanan menuju Kairo. Marsel sedang merasakan putus asa. Yaqutah pun merubah hari-harinya, kesenangannya bertambah ketika dia tau kabar istrinya di Paris. Adnan menunjuk Abdul A’la untuk pindah tempat.dan almalikpun telah sampai Mansyurah. Dan akhirnya beliau meninggal. Yaqutah menghilang selama beberapa hari, dan dia menceritakan tentang perjalanannya.Adnan terluka pada bagian tangannya akibat dari serangan tentara Perancis, dan Abdul A’la membahas iquan Adnan. Yaqutah memberitahukan tentang musuh kepada Fakhrudin surat dia kembali ke barak Marsiel, dan dia mendengar bahwa pasukan Perancis sudah mengetahui tempat penyebarab Salmon. Penyerangan mendadak oleh tentara Perancis membuat pasukan muslimin kocar-kacir, Fakhrudin yang kebingungan tetap berusaha untuk melawan. Keadaan yang begitu sulit susah ditaklukkan dan Fakhrudin pun gugur. Semua ini karena Yaqubah telah memberitahukan kepada Fakhrudin tentang penyebaran Salmon tersebut. Abdul A’la berniat ingin ikut berperang . dia akan meninggalkan Adnan sendiri di rumahnya karena luka yang diderita Adnan belum memungkinkan dia untuk ikut. Tetapi Adnan tetap bersi keras untuk ikut. Pertempuran yang membuat Mayor Geil kehilangan telinganya, pangeran dareta yang tidak meu memperdulikan omongan Mayor Geil, dan akhirnya diapun meninggal. Yaqutah kembali menuju kebarak militer Perancis mencari Marsiel tapi dia malah ditangkap oleh pasukan Perancis. Yaqutah pun ditawan karena perbuatannya yang membuat Dereto terbunuh. Turan Syah tiba diMesir diapun diangkat sebagai raja.Adnan marah mendengar berita tersebut, Abdul A’ls mencoba menenangkannya. Kelaparan melanda pasuka Perancis. Jumlah tawanan muslimin sedikit. Seorang tawanan dihukum didepan semua tawanan karena akan melarikan diri. Ternyata tawanan tersebut adalah Abdul A’la. Marsiel  sadar akan yang dia lakukan, kejahatan yang dilakukan oleh Rajanya dan akhirnya Louis memutuskan untuk mundur. Pasukan Mesir mendesak pasuka Perancis, menginginkan Louis menjadi tawanan. Turan Syah pun disuruh turun tahta oleh mamalik, dan akhirnya dia mati. Adnan dipertahankan kembali denga  Abdul A’la yang datang dengan Zamrudah.









DAFTAR PUSTAKA

Sri Wahyuningtyas,Wijaya Heru Santoso. 2009. Pengkajian Prosa Fiksi. Jogjakarta: PBSIFKIPUMP.
Kaelani, Najib. 2008. Karena Angin Cinta. Semarang: Pesantren Karya Basmala Indonesia 









PENGKAJIAN STRUKTUR NOVEL “KARENA ANGIN CINTA” KARYA : NAJIB KAILANI Reviewed by frank ucup on 11:28:00 PM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by makna istilah © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.