Top Ad unit 728 × 90

ANALISIS SAJAK PALSU




Sajak Palsu
Agus R. Sarjono
Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah
dengan sapaan palsu. Lalu merekapun belajar
sejarah palsu dari buku-buku palsu. Di akhir sekolah
mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka
yang palsu. Karena tak cukup nilai, maka mereka berdatanglah
mereka kerumah-rumah bapak dan ibu guru
untuk menyerahkan amplop berisi perhatian
dan rasa hormat palsu. Sambil tersipu palsu
dan membuat tolakan-tolakan palsu,
akhirnya pak guru dan bu guru terima
juga amplop itu sambil berjanji palsu
untuk mengubah nilai-nilai palsu dengan nilai-nilai palsu yang baru.
Masa sekolah demi masa sekolah berlalu, merekapun lahir
sebagai ekonomi-ekonomi palsu, ahli hukum palsu,
ahli pertanian palsu, insinyur palsu.
Sebagian menjadi guru, ilmuan atau seniman palsu.
Dengan gairah tinggi mereka berhamburan
ke tengah pembangunan palsu dengan ekonomi palsu
sebagai panglima palsu.
Mereka saksikan ramainya perniagaan palsu dengan ekspor dan impor palsu
yang mengirim dan mendatangkan berbagai barang kelontong kualitas palsu.
Dan bank-bank palsu dengan giat menawarkan bonus
dan hadiah-hadiah palsu tapi diam-diam
meminjam juga pinjaman dengan ijin dan surat palsu
kepada bank negeri yang dijaga pejabat-pejabat palsu.
Masyarakatpun berniaga dengan uang palsu yang dijamin devisa palsu.
Maka uang-uang asing menggertak dengan kurs palsu sehingga
semua blingsatan dan terperosok kritis
yang meruntuhkan pemerintah palsu ke dalam nasib buruk palsu.
Lalu orang-orang palsu meneriakkan kegembiraan palsu
dan mendebatkan gagasan-gagasan palsu di tengah seminar
dan dialog-dialog palsu menyambut tibanya
demokrasi palsu yang berkibar-kibar begitu nyaring dan palsu.

1998

Analisis
            Dari puisi di atas yang berjudul “Sajak Palsu” yang di tulis oleh Agus R. Sarjono. Menceritakan tentang kehidupan di negeri ini  yang penuh dengan kepalsuan atau kebohongan. Dari sebuah instansi pendidikan, kerja dan pemerintah di Indonesia.” Berawal dari kepalsuan menjadi palsu”. Hal itu tergambar dari guru yang penuh dengan kepalsuan melahirkan murid-murid yang pintar memalsu.
Analisis Struktur Fisik
 Penyair menggunakan diksi yang mudah di pahami. Bentuk  puisi lebih kelihatan seperti sebuah karangan cerita. Tidak berupa bait yang terpisah-pisah.
Analisis Struktur Batin
Ø  Tema
Kebohongan yang telah mendarah daging di Negara ini.

Ø  Nada
Penyair dalam penyampaiannya bernada lugas dan tegas, dengan tujuan menyindir dan mengingatkan kepada Si pembohong.

Ø  Perasaan
Ungkapan perasaan penyair terhadap mereka yang akrab mengobral kepalsuan, dengan menggebu-gebu penuh dengan amarah.

Ø  Amanat
Penyair berharap para pengobral kepalsuan di negeri bertobat menuju kejujuran.

           
ANALISIS SAJAK PALSU Reviewed by frank ucup on 8:56:00 AM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by makna istilah © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.