Top Ad unit 728 × 90

Jalan-jalan ke Dieng

Nama Dieng berasal dari bahasa Sansekerta yaitu "di" yang berarti tempat, dan "hyang" yang berarti dewa pencipta. Secara keseluruhan Dieng dapat diartikan sebagai tempat bersemayamnya para dewa. Sementara para penduduk sekitar sering mengartikan bahwa Dieng berasal dari kata "edi" yang berarti cantik dalam bahasa Jawa, dan "aeng" yang berarti aneh. Dengan kata lain Dieng adalah sebuah tempat yang cantik namun memiliki banyak keanehan.
Terletak pada ketinggian 2000 meter dpl, masyarakat Dieng patut bersyukur atas melimpahnya kekayaan yang dianugerahkan kepada tanah mereka yang cantik dan eksotik ini. Kompleks Candi Arjuna yang merupakan candi hindu tertua di Pulau Jawa masih berdiri dengan tegaknya di tengah deraan waktu dan cuaca, menjadi bukti warisan kekayaan budaya yang luar biasa. Meskipun beberapa bagian candi mulai aus dimakan usia, namun candi pemujaan Dewa Siwa yang dibangun pada tahun 809 M ini tetap kokoh berdiri memberikan nuansa kedamaian di tengah keheningan alam pegunungan.
Cuaca dingin yang cukup ekstrim untuk sebuah wilayah yang terletak di daerah tropis telah memunculkan gaya hidup dan gaya berpakaian yang unik dari para penduduknya. Suhu udara pada siang hari berkisar antara 15-20 derajat celcius sementara pada malam hari berkisar antara 10 derajat celcius. Pada bulan Juli dan Agustus suhu bisa mencapai 0 derajat celcius pada siang hari dan -10 derajat celcius pada malam hari.
Udara sejuk dan dingin ini benar-benar dimanfaatkan oleh penduduk untuk memaksimalkan usaha pertaniannya.
 

Kawasan wisata Lembah Dieng pada tahun 1992 an adalah salah satu tujuan wisata yang cukup favorit di Malang. Fasilitas kolam renang internasional yang ada ditambah fasilitas water boom membuat kawasan ini menarik banyak pengunjung. Namun kemudian kawasan ini sempat ditutup dan tidak ada pengembangan lagi pada tahun 1997 an. Kemudian dibuka kembali untuk umum pada tahun 2006 dan dikelola oleh Kujang. Mengembangkan kembali kawasan ini membutuhkan banyak ide-ide segar. Karena itulah, Kujang kemudian menarik dua putranya yaitu Frisca dan Ade Wisnu. Dengan harapan, sebagai generasi muda ada banyak ide segar yang muncul sehingga kawasan tersebut bisa terus berkembang.
 
Jalan-jalan ke Dieng Reviewed by frank ucup on 3:36:00 AM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by makna istilah © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.