Top Ad unit 728 × 90

PANJI'S PUISI


RUMAHKU
Disini,
Temapt aku berada
Di tempat ini,
Aku berharap selamanya
Tempat yang hangat,
Tempat yang damai
Disini,
Pertama ku melangkah
Ku berceloteh bersamanya
Bersama meraka yang tercinta
Bila suatu saat nanti
Ku harus pergi
Tempat ini tak akan terganti
Tempat  yang ku sebut
Rumahku Istanaku
                                                                                                            Banyumas, Maret 2012








MENUNGGU

Waktu senja telah datang
Sore itu aku bimbang
Aku menunggumu sayang
Ditemani matahari yang mulai terbenam
            Matahari tenggelam,
            Malampun datang
            Kini aku hanya ditemani bintang – bintang
            Tetapi kenapa sayang,
            Engkau tak kunjung datang
Aku mulai melangkah pulang
Tanpa hasil yang memuaskan
Aku tetap ingin menunggumu sayang

Purworejo, Maret 2012









SENJA JINGGA

Di perbatasan senja
Matahari tersenyum
Mengisi hari indah
Tenggelam bersama nyanyian alam
Sambut malam angin laut membelai
            Duduk santai dihamparan pasir
Sungguh indah Senja jingga di pantai
Suara ombak gemuruh terdengar indah
Suara angin laut kian menyambar
                        Menemaniku sampai pagi menjelang
Purwprejo, April 2012












SAHABAT ABU-ABU

Masa putih abu- abu
Masa dimana kita mengadu
Dua tahun telah berlalu
Ada senyum yang menyapa
Ada tangis kita bersama
Ada senyum kita semua
            Sayang sungguh sayang
            Masa itu takkan terulang
            Sekarang kita beda teman
            Kita harus berjalan
            Melangkah kedepan
Semoga ini bisa kukenang
Sampai masa tua menjelang
Sampai akhir hayat datang
Banyumas, April 2012








DINDA

Sekilas tentang  wajahmu
Yang kian mengebu-gebu
Yang semakin hari ku rindu
Cintaku takkan layu
Walau terpisah jarak dan waktu

            percayalah hati ini sepi
            bila tiada hari tanpamu
            bila suatu saat nanti ku pergi
            aku pasti kembali

dinda sabarlah menanti
tak kan lama lagi     
saat musim berganti
aku pasti kembali
Banyumas, April 2012







C.I.N.T.A
Cinta bukan mimpi
Tetapi cinta adalah sebuah harapan
Bukan apa yang didapat
Tetapi apa yang dirasa
            Cinta bukan puisi
            Tetapi cinta adalah kata hati
            Akupun punya jawaban
Jika cinta adalah harapan
Maka hati adalah jawaban
Bangunlah,
Kejujuran dan ketulusan hati
Dengan kepercayaan
Itulah cinta
            Tuhan hanya memberi satu hati
            Karena hati yang Satu
            Berada pada orang yang kita sayang
            Karena Tuhan menciptakan
            Manusia berpasang-pasangan
Banyumas, April 2012

Sepenggal Kasih

Biar sajaku tak seelok pelangi
Namun ku mampu mewarnai hari-harimu
Biar sajaku tak seindah rembulan
Namun  ku mampu menerangi hari-harimu
Biar sajaku tak selucu pelawak
Namun ku mampu menciptakan canda dan tawa
            Ku pertahankan demi kehormatanmu
            Ku pertahankam demi rasa cintaku
            Ku persembahkan hanya untukmu
Aku tidak bisa berjanji
Namun aku hanya bisa memberi bukti
Rasa cintaku
Rasa sayangku
I LOVE YOU
                                                                                                            Banyumas, Maret 2012




AYAH
Engkau tulang punggug keluarga
Banting tulang demi keluarga
Enkau bekerja tak mengenal lelah
Walau engkau penuh darah
            Ayah, jalanmu begitu berat
            Namun engkau tak peduli
            Siang dan malam engkau lalui
            Demi kebahagiaan rumah tangga
Sayangmu tak terkekang oleh waktu
Hari – harimu penuh beban
kami mengeerti apa artinya hidup
bukan sekedar mencari uang
tetapi di iringi segenggam kasih sayang
Banyumas, April 2012






12 JANUARI
Pertama ku melihatmu
Petama ku dengar suaramu
Pertama ku liat semyum manismu
Hatiku selalu berdetak-detak tak menentu
 bertanya – tanya
Siapakah dirimu
Dimanakah rumahmu
                        Setelah ku kenal dirimu
                        Tahu tempat tinggalmu
                        Hatiku semakin menginginkanmu
                        Apakah kau mesakannya seperti itu
                        Merasakan cinta yang membakar hatiku
Bilau kau di dekatku
Serasa damai dalam hati
Sejuk dalam jiwa
Bila kau jadi milikku
Akan ku habiska hari-hariku bersamamu
                        12 Januari menjadi saksi cinta kita
                        Dimana dua cinta yang menyatu menjadi Satu
                        Menjalani hari-hari bersama
                        Bercanda, tertawa,
                        Menangis, bahagia
                        Kita jalani bersama
Semoga cinta ini kekal abadi
Sampai hari tua datang
Sampai ajal menjemput
                                                                                                            Banyumas,  Maret 2012

                       
                       











BALOT
Di tempat ini,
Aku dilahirkan
Desa yang sederhana nan indah
Tempat dimana aku dibesarkan
Disini aku menemukan banyak cerita
Sedih, senang, suka, duka
Semua tercurahkan
Dari masa kecil, remaja hingga dewasa
Aku habiskan waktu disini
Aku berharap tak kan usang
Hari – hari indah ini
Namun engkau kini ku tinggalkan
Demi meraih cita-cita dan harapanku
Meraih masa depan yang ku inginkan
            Aku berharap
            Dapat kembali lagi
            Hari – hari indah yang dulu ku lewati
            Aku ingin menghabiskan masa tuaku
            Bersama istriku
            Di desa tempat kelahiranku
Atas Nama Cinta

Pandangi langit di sore hari
Akan tersa indah bila dinikmati
Namun, tak sendah bila tampamu
Jangnlah kau jauh – jauh dariku
Ingatlah masa- masa indah yang telah kita jalani
            Percayalah
            Rangkain lagu yang ku ciptakan
            Akan tersa indah
            Dan anggaplah lagu ciptaanku
            Atas nama cintaku padamu
            Niscaya semuanya takan sirna
            Akan indah pada waktunya
                                                                                                            Banyumas, Maret 2012






Terlalu cepat Kau ambil

Tuhan terlalu cepat semua
Kau ambil satu-satunya yang tersisa
Nenekku trcinta..
Jujur, arif dan sederhana
Mengerti apa yang cucunya inginkan
            Hujan air mata terus membasahi
            Saat kepergianmu...
            Terbayang kasih sayangmu
Melebihi orang tuaku
Aku takkan lupa dengan semua itu
Dengan apa yang ku beri...
Bermisan bangga
Kepalkan doa
Dari cucumu yang merindukanmu
Banyumas, April 2012




JANGAN PERGI

getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
seperti saat dulu saat-saat pertama
kau dekap dan kau kecup bibir ini
dan kau bisikkan kata-kata mesra
kepadamu ooh kepadamu ooh


Begitu banyak bintang berpijar menemaniku
Namun tak satupun terangi hatiku seperti..
Seperti..hatimu..

yang aku ingin hanyalah dirimu saja
hanyalah cintamu sayang kembalilah kepadaku
jangan kau pergi, tunggulah sebentar saja
kita kan bersama lagi seperti di saat kita satu
                                                                                                            Purworejo, Maret 2012




























 PILIH AKU

jika kau butuh cinta akulah orangnya
jadi kau jangan takut jatuh cinta
jika kau butuh cinta akulah orangnya
 jika kau butuh cinta pilihlah aku
 pilihlah aku

jangan ragu di setiap langahmu
aku tak akan mengecewakanmu
aku akan menemani di setiap keadanmu
percacyalah itu aku….

                                                                                                            Purworejo, Maret 2012



















BERSAMAMU

Menyendiri menikmati malam yang berbintang
Rembulan yang bikin hatiku cukup tenang
Diiringi musik yang membuat ku senang
Ditemani seseorang yang ku sayang
            Jikalau hati terasa gundah semuanya pasti akan indah
            Sangat ku ingin kau ada ku ingin kau balut luka
            Jika mersa resah dan tak berdaya
            Ceritakanlah semua
Mari kita lupakan semua
Semua beban yang melanda
Kita nikmati suasana
Lupakan semua kecewa
                                                                                                            Banyumas, April 2012












SURAT  CINTAKU

Hari ini kubahagia melangkah di udara
Pak pos membawa berita dari yang ku cinta
Sepucuk surat yang manis, warnanyapun merah hati
Bagai bingkisan pertama, tak sabar ku membacanya

            Hatiku sungguh berdetak kencang
            Kata –kata yang indah yang dituliskannya
            Seperti melodi yang di mainkan sang gitaris

Kata-katanya semanis madu
Tiga lembar rayuannya
Tak cukup sekali ku membacanya
Bingkisan pertama tanda cintanya
Banyumas, April 2012









LANGIT

Warnamu sunguh cerah
Dibalik awan-awanmu yang hitam
Ada segudang keindahan
Keindahan dari sang kuasa

            Engkau sunguh jauh denganku
            Tak mampu ku pegang
Hanya dapat ku pandang
Langit, bawalah aku ke dunia indahmu

Segenggam harapan untuk bisa meraihmu
Langit, jangan penah engkau hapuskan
Warna-warna indahmu..

                                                                                                            Banyumas, April 2012







KANGEN

Hamparan bunga cinta menjadi merana
Kedinginan ingin ada yang memetiknya
Dipandang ditaruh dalam vas bunga

            Walau nantinya layu
            Tetapi hidupnya akan berarti
            Nikmati semua tujuan yang dicapai

Dalam remang cahaya lilin
Sekilas Nampak kilauan kasih
Mendengarkan arti kekelahan hati

            Dikala sekelebat kilat menyala
            Cahayanya menyilaukan mata
            Bukan ternag yang kuraih
            Namun kegelapan yang kudapat

                                                                                                            Banyumas, April 2012





IBU

Ibu, kini kutahu kesabaranmu
Ketabahanmu, kecintaanmu
Mengurus aku,
           
            Ibu, kini aku rindu
            Masakanmu
            Belaianmu
            Senyumanmu

Ibu, kini aku jauh darimu
Aku ingin memelukmu ibu
Aku ingin di masakin masakanmu ibu
Aku rinu padamu ibu

            Ibu, aku tak akan lupa kebaiaknmu
            Jasamu, nasihatmu
            Ibu, ternyata kau segalanya bagiku
            Semoga kasih sayangmu abadi selamanya untukku
                                                                                                            Banyumas, April 2012




PERPISAHAN

Kini hatiku tergores kepedihan
Walau air mataku tak berlinang
Bukan berarti suatu kerelaan
           
            Saat-saat langkah terayun
            Jarak kita semakin membentang
            Akankah semuanya akan kembali lagi
            Ataupun  menjadi suatu kenangan

Sobat, dimanapun kamu berada
Aku pasti akan selalu mengenalmu
Sosok yang dulu aku kenal
Kini telah menghilang entah dimana

                                                                                                            Banyumas, April 2012







SEBUAH PENANTIAN

Disudut malam aku menangis
Menanti sebuah titik terang
Hingga pagi menjelma
Aku tetap menunggu

                        Berapa lagi ku harus menanti’
                        Resah gelisah selalu menghantui
                        Betapa berat beban yang ku jalani
                        Namun apa daya,
                        Memang waktulah yang harus menjawabnya

Purworejo, Maret 2012











SAYANG
Sayang..
Engkau bagai matahari yang menyinari seruruh alamnya
Engkau selalu mewarnai dengan pelangimu
Engkau juga yang membentuk rasi bintang dimalam hari
Namun engkau juga yang menrunkan air hujan ke atap rumahku

                        Sayang..
                        Susah senang kita jalani
                        Entah sampai kapanpun kita tetap bersatu
                        Seperti halnya ombak yang mengantarkan kapal sampai dermaga

Purworejo, Maret 2012


           

*courtesy of LirikLaguIndonesia
.Net







TUNJUKAN JALANMU
Semilirnya angin di tepi pantai
Membuatku terhanyut dalam suasana
Sejenak hilang beban-bebanku
Setelah menghadapi berbagai masalah dalam hidupku

                        Ingin rasanya berjalan di atas lautan
                        Seperti burung-burung yang mencari ikan untuk makannya

Ya Allah, engaku tidak akan menguji hambamu seberat ini
Kalau hambamu tidak mampu
Tunjukan jalanmu yang terbaik untukku Ya Allah

Purworejo, Maret 2012







KAMU
Semua tentangmu hanya kamu
Dan hanya untukmu
Ku tak akan letih
Ku tak akan pernah,
Walau sejenak, membiarkanmu berlalu
Ku ingin selalu
Selamanya mengenalmu
Merah hatimu di hatiku
Hanya kamu dan kamu

                                                                                                            Purworejo, Maret 2012









PENCURI
Berjalan menelusuri sunyinya malam
Melangkah dengan hati-hati
Dengan tapak kaki yang tak berbunyi
Mengendap-endap di pelataran rumah

                        Engkau sungguh keji
                        Semuanya engkau ambil tak peduli
                        Semuanya itu kami beli dengan hasil sendiri
                        Ohh pencuri...
                        Kembalilah engkau kejalan yang suci

Purworejo, April 2012








NENEK TUA
Tubuhmu tak berdaya
Tetapi engkau tetap bertahan
Bertahan diteriknya matahari
Bertahan didinginnya malam
                        Orang-orang tak memperdulikanmu
                        Meskipun engkau sedang mengadu
                        Entah berapa lama lagi engkau begini
Hidupmu sungguh berat
Rumahpun hanya beratap langit
Dan lantaimu berlantai tanah
Tak ada lagi yang mengurusmu
Nenek tua sunggung malang masibmu

                                                                                                            Purworejo, April 2012






PEREMPUAN PENGHIBUR
Ada yang cinta padamu
Ada yang benci padamu
Kadang ada juga yang menyiksa dirimu
Itulah hidup yang harus kau jalani

                        Sebenarnya kau tak ingin begini
                        Bertaruh, bekerja, seluruh jiwa raga
                        Engkau harus tersenyum kepada setiap mereka yang dayang

Dosakah yang dia lakuakan
Tetapi apakah suci mereka yang datang
Jalanmu menghibur orang
Tetapi jalanmu menyesatkanmu

Purworejo, April 2012





LAGU SENDU
Alunan musik yang menghempas panggung
Seakan nyanyikan lagu sendu
Rangkaian kata-kata indah
Diiringi dengan melodi yang romantis

                        Suasana jadi haru
                        Saat vokalis nyanyikan lagu sendu
                        Semua mata tertuju padanya
                        Ingin rasanya kuungkap semua

Semua yang kudengar, kurasa
Sama seperti lagu itu
Apakah lagu itu buat aku
Haruskah aku menangisi lagu itu

Purworejo, April 2012




SAAT SAAT TERINDAH BERSAMAMU
Di setiap sudut kota
Kutemukan dirimu ada
Dan melambaikan tangan
Menghantar kehangatan
hilangkan semua cerita yang kita lalui
Kenanganku yang terindah dalam hidup ini
Semua kata-kata takkan cukup menggambarkan
Trus tersimpan dihati dan juga ingatan
Walau mungkin kita terpisahkan benua
dan kita takkan sering bertatapan muka
namun cinta kita akan tetap membara
bakar, bakar beda antara kita
         
kau yang selalu hiasi hari - hariku
terus menghiburku saat diriku jatuh
yang kuharap ini dapat hentikan waktu
selalu bersama kau takkan pergi jauh

                                                                                                Banyumas,  April 2012





BIARKAN AKU PERGI
Sesaat kau memberikan harapan
Yang terjadi kau pergi dan tinggalkan
Semua yang ada di dalam hatiku
Menghilang dan kinipun semua tlah runtuh
Dan semua yang terjadi kini hanya rasa yang palsu
terus terjadi setiap hari demi hari
Rasa sakit yang kau rasakan
Terulang  dan teruslah terus berulang
Sudah-sudahlah
Kita nggak bisa terus begini
Berhentilah mencintai
Dan biarkan aku pergi
Banyumas, April 2012

















KECANTIKANMU
Matamu pancarkan keindahan
Kulitmu pancarkan kecerahan
Seakan bunga yang terus disiram dengan air
Sungguh menawan kecantikanmu

                        Walaupun engkau berjalan diterik panas matahari
                        Namun wajah dan kulitmu tetap bersinar
Bagaikan  rembulan yang menyinari seisi bumi
Bagai mentari yang menyinari pagi

                                                                                    Purworejo, April 2012
                       


SEPUTIH HATI

saat ini aku akan pergi jauh.
demi kerinduanku yang semakin sangat..
demi sebuah pengabdian.
pada ayah bunda

jujur aku akui
aku masih mengingatmu...

Dan...
aku tak akan bisa melupakanmu.
Dan...
yakinlah
aku akan menunggumu di dermaga.

                                                                                                            Banyumas, April 2012


















PANJI'S PUISI Reviewed by frank ucup on 9:39:00 PM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by makna istilah © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.